Iklan
Beranda / Gaya Hidup
📰 GAYA HIDUP

Dari Arisan hingga Aksi Sosial, B.I. Blessing Rawat Kebersamaan Perempuan Batak

Elly Wati Simatupang

Elly Wati Simatupang

Jurnalis

📅 14 Oct 2026
⏱️ 00:24 WIB
⏱️ 2 min read
Dari Arisan hingga Aksi Sosial, B.I. Blessing Rawat Kebersamaan Perempuan Batak

B.I. Blessing hadir sebagai wadah kebersamaan perempuan Batak untuk mempererat persaudaraan, menjaga budaya kekeluargaan, dan menjalankan aksi sosial bagi masyarakat.

​SLNpost, Jakarta — Berawal dari ikatan persahabatan yang sudah terjalin lama, sekelompok perempuan keturunan Batak resmi meluncurkan kegiatan arisan perdana mereka yang dinamakan B.I. Blessing. Arisan ini digagas sejak 9 September 2026 dan menjadi awal dari putaran baru persekutuan mereka untuk terus menjalin silaturahmi sekaligus memberi dampak positif bagi sesama.

​Hana Simanjuntak, yang didaulat sebagai Ketua B.I. Blessing, mengungkapkan bahwa arisan ini lahir dari kerinduan untuk menyatukan perempuan-perempuan yang sehati, saling mengasihi, dan memiliki semangat perjuangan yang sama.

​"Arisan ini adalah tempat berkumpulnya teman-teman lama. Kami ingin menjadi satu dan menjadi berkat bagi banyak orang di Indonesia," ujar Hana saat ditemui dalam acara perdana tersebut, Jakarta (13/10/26).

​

Komitmen di tengah kesibukan dan Jarak, Arisan B.I. Blessing didominasi oleh perempuan Batak, perempuan berkeluarga Batak, maupun mereka yang aktif dalam komunitas Batak.

Uniknya, para anggotanya tidak hanya berdomisili di Jakarta. Beberapa di antaranya bahkan bermukim atau memiliki aktivitas bisnis di luar kota seperti Pekanbaru dan Medan.

​Meski terpisah jarak, komitmen para anggota untuk hadir berkumpul menjadi kunci utama keberlangsungan komunitas ini. Sesuai kesepakatan, pertemuan akan diadakan rutin setiap hari Selasa minggu kedua setiap bulannya.

​"Yang kami cari adalah komitmen untuk bertemu, melepas kangen, dan saling menguatkan. Selain mengobrol, acara kami juga diisi dengan persekutuan ibadah yang diadakan berkala setidaknya dua bulan sekali agar setiap kegiatan senantiasa diawali dengan doa, sukacita, dan kasih sayang," jelas Evelyn Hutapea, yang bertindak sebagai bendahara B.I. Blessing.

​Misi Sosial dan Harapan hingga Usia Senja ​B.I. Blessing bukan sekadar tempat berkumpul dan mengocok arisan. Komunitas ini menaruh perhatian besar pada aksi kepedulian sosial. 

Setiap tahunnya, B.I. Blessing rutin merancang program bakti sosial (baksos) ke panti asuhan maupun panti jompo, bahkan kerap melibatkan mereka dalam perayaan hari besar seperti Natal. Agenda jalan-jalan bersama seperti rencana kunjungan ke Balige juga dipadukan dengan aksi sosial di daerah tujuan.

​Para pengurus berharap B.I. Blessing dapat bertahan hingga puluhan tahun mendatang. Hana menceritakan inspirasi tersebut datang dari arisan ibundanya sendiri yang bertahan sejak usia 25 tahun hingga 83 tahun.

​"Kami berharap arisan ini bisa berjalan lama, sampai kami tua nanti. Kami mencontoh semangat arisan orang tua kami dulu," tambah Hana.

​Melalui B.I. Blessing, para pendiri berharap wadah ini dapat menjadi sarana bagi perempuan Batak di seluruh Indonesia untuk saling mempererat tali persaudaraan, melestarikan budaya kekeluargaan, serta menjadi saluran keberkahan yang nyata bagi masyarakat luas. (Ew)

Bagikan artikel ini:

Elly Wati Simatupang

Elly Wati Simatupang

Jurnalis

Pendiri Suara Lintas Indonesia

Komentar (0)

Login untuk memberikan komentar

Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Kategori Terkait