Bantuan Bakhtiar Ahmad Sibarani Mulai Pulihkan Akses Warga Pasar Terandam Bopet
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
suaralintasnusantara.com - Setelah berbulan-bulan terputus akibat banjir bandang, harapan mulai tumbuh di Desa Pasar Terandam Bopet, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Jalan utama desa yang sebelumnya berubah me...
suaralintasnusantara.com - Setelah berbulan-bulan terputus akibat banjir bandang, harapan mulai tumbuh di Desa Pasar Terandam Bopet, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Jalan utama desa yang sebelumnya berubah menjadi aliran air kini mulai ditimbun, membuka kembali akses vital bagi warga, Kamis (1/26).
Seorang warga Pasar Terandam Bopet menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang telah diberikan.
“Sejak banjir, jalan ini tidak bisa dilewati karena berubah jadi aliran air. Sekarang sudah mulai ditimbun. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bakhtiar Ahmad Sibarani, Pak Rahmansyah Sibarani, dan Pak Ahmad Rivai. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Pantauan media di lapangan menunjukkan proses penimbunan dilakukan secara gotong royong. Warga tampak bahu-membahu menggunakan alat seadanya, sementara material penimbunan didatangkan menggunakan 11 armada truk. Seluruh armada dan material tersebut merupakan bantuan dari Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Upaya penimbunan ini menjadi bagian dari proses pemulihan pascabanjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025. Jalan yang kini mulai dipulihkan sebelumnya merupakan daratan sekaligus akses utama warga, sebelum akhirnya terputus dan tergenang air akibat terjangan banjir.
Penanganan di lokasi tersebut mendapat dukungan langsung dari Bakhtiar Ahmad Sibarani Mantan Bupati Sibarani bersama Rahmansyah Sibarani, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, serta Ahmad Rivai, Ketua DPRD Tapanuli Tengah. Ketiganya dikenal konsisten memberi perhatian kepada desa dan kelurahan yang terdampak bencana di wilayah Kecamatan Barus.
Selain merusak akses jalan, banjir juga mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami rusak berat. Kondisi tersebut membuat pemulihan akses dinilai mendesak guna memperlancar mobilitas warga, distribusi logistik, dan aktivitas harian masyarakat.
Di tengah upaya swadaya yang dilakukan, warga juga mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintah daerah. Hingga memasuki tahun 2026, Camat dan Bupati disebut belum pernah datang melihat langsung kondisi warga di lokasi terdampak.
“Sampai detik ini, Camat dan Bupati tidak pernah datang,” ungkap warga dengan nada kecewa.
Warga berharap proses penimbunan dapat segera dirampungkan agar akses desa kembali normal dan pemulihan pascabanjir berjalan lebih cepat. Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi penguat semangat kebersamaan masyarakat Pasar Terandam Bopet untuk bangkit dari dampak bencana. (Elly)
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
Pendiri Suara Lintas Indonesia
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Setya Kita Pancasila DPW Sulut Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Perkamil
28 Mar 2025, 09:52 WIB
Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN Tekankan agar Satuan Kerja Tingkatkan Tata Kelola Pengaduan Masyarakat
14 Dec 2024, 04:30 WIB
Segel Tempat Ibadah GKPS, Bupati Purwakarta Tidak Mencerminkan Toleransi Beragama
04 Apr 2023, 05:28 WIB
Diskusi di RPK, Romo Kefas : Harus ada Tindakan Hukum yang tegas, agar ada Efek Jera untuk Para Pelaku Persekusi
16 Dec 2024, 05:21 WIB
PGLII: "TNI/POLRI di Papua Hormati Rumah Ibadah"
06 Jun 2023, 01:51 WIB
Pdt Gilbert Lumoindong: Kebangkitan Nasional dan Kenaikan Kristus, Momentum untuk Bangkit
26 May 2025, 07:16 WIB
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Setya Kita Pancasila DPW Sulut Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Perkamil
28 Mar 2025, 09:52 WIB
Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN Tekankan agar Satuan Kerja Tingkatkan Tata Kelola Pengaduan Masyarakat
14 Dec 2024, 04:30 WIB
Segel Tempat Ibadah GKPS, Bupati Purwakarta Tidak Mencerminkan Toleransi Beragama
04 Apr 2023, 05:28 WIB
Diskusi di RPK, Romo Kefas : Harus ada Tindakan Hukum yang tegas, agar ada Efek Jera untuk Para Pelaku Persekusi
16 Dec 2024, 05:21 WIB
PGLII: "TNI/POLRI di Papua Hormati Rumah Ibadah"
06 Jun 2023, 01:51 WIB
Pdt Gilbert Lumoindong: Kebangkitan Nasional dan Kenaikan Kristus, Momentum untuk Bangkit
26 May 2025, 07:16 WIB


