Gaji Mirip Fresh Graduate, Buruh 11 Tahun Minta Upah Yang Layak
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
[caption id="attachment_5104" align="alignnone" width="1583"] Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) , Selasa (10/12/...
[caption id="attachment_5104" align="alignnone" width="1583"]
Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) , Selasa (10/12/2025). (NI)[/caption]
JAKARTA – Isu ketidakadilan upah menjadi sorotan utama dalam aksi buruh PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR) di depan Kedubes RRT, Selasa (10/12/2025). KSBSI membeberkan jurang gaji yang tipis antara pekerja lama dan baru di perusahaan patungan PMA-China tersebut.
Muhammad Fathoni, korban PHK sekaligus pengurus serikat, mengungkapkan bahwa banyak pekerja dengan masa kerja 9 hingga 11 tahun hanya menerima upah di kisaran Rp 3,8 juta hingga Rp 4 juta. Jumlah ini nyaris setara dengan upah pekerja baru (fresh graduate) yang menerima Rp 3.398.000.
"Ini bukan hanya pelanggaran norma ketenagakerjaan, ini melanggar prinsip keadilan dan HAM buruh," tegas Fathoni.
Ketidakadilan ini diperparah dengan dugaan tidak adanya transparansi Struktur dan Skala Upah (SSU) sejak tahun 2021, melanggar kewajiban perusahaan. Sekjen KSBSI, Hendrik Hutagalung, menyoroti lemahnya kontrol negara terhadap perusahaan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
Aksi damai ini diterima oleh Bagus, staf Maklumat Kedubes RRT, yang menerima laporan resmi dari perwakilan buruh. KSBSI mendesak Pemerintah RI untuk menjamin transparansi SSU di seluruh perusahaan, baik PMDN maupun PMA.
[caption id="attachment_5105" align="alignnone" width="1600"]
Ketua Pengurus FSBSI PT WHW AR , Muhammad Fathoni (pegang berkas kiri), staf Maklumat Kedubes RRT Bagus (kanan pegang berkas). NI.[/caption]
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari pihak PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR).
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
Pendiri Suara Lintas Indonesia
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
BPSDM Hukum Kemenkum RI dan Institut Leimena Perkuat Pemahaman Kebebasan Beragama di Kalangan Guru BP
19 Sep 2025, 11:05 WIB
Ribuan Umat dari Berbagai Dominasi Gereja Padati Dome Mawar Saron Berdoa untuk Indonesia
25 Aug 2024, 13:35 WIB
Ketua PGLII Kota Bandung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin
02 Apr 2025, 14:10 WIB
Isi Panel Diskusi dalam Asia Land Forum 2025, Dirjen Penataan Agraria: Kolaborasi Lintas Sektoral Kunci Keberhasilan Reforma Agraria
20 Feb 2025, 06:24 WIB
Seluruh Tanah Terpetakan dan Terdaftar, Menteri ATR/Kepala BPN Deklarasikan Yogyakarta sebagai Kota Lengkap
11 May 2023, 12:29 WIB
Richard William Sebut Penetapan Hakim PN Jakarta Selatan Melanggar Konstitusi
09 Dec 2024, 04:02 WIB
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
BPSDM Hukum Kemenkum RI dan Institut Leimena Perkuat Pemahaman Kebebasan Beragama di Kalangan Guru BP
19 Sep 2025, 11:05 WIB
Ribuan Umat dari Berbagai Dominasi Gereja Padati Dome Mawar Saron Berdoa untuk Indonesia
25 Aug 2024, 13:35 WIB
Ketua PGLII Kota Bandung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin
02 Apr 2025, 14:10 WIB
Isi Panel Diskusi dalam Asia Land Forum 2025, Dirjen Penataan Agraria: Kolaborasi Lintas Sektoral Kunci Keberhasilan Reforma Agraria
20 Feb 2025, 06:24 WIB
Seluruh Tanah Terpetakan dan Terdaftar, Menteri ATR/Kepala BPN Deklarasikan Yogyakarta sebagai Kota Lengkap
11 May 2023, 12:29 WIB
Richard William Sebut Penetapan Hakim PN Jakarta Selatan Melanggar Konstitusi
09 Dec 2024, 04:02 WIB


