Menteri Nusron Tanggapi Laporan Boyamin Saiman: Bagian dari Sinergi, Support, dan Kontrol Sosial
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
suaralintasnusantara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menanggapi laporan yang disampaikan Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman t...
suaralintasnusantara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menanggapi laporan yang disampaikan Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman terkait isu penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) dan Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah pagar laut, Kabupaten Tangerang, Banten ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam tanggapannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan atas partisipasi masyarakat dalam mendorong transparansi dan penyelesaian masalah secara terbuka.
“Dengan senang hati, kalau ada pihak-pihak masyarakat yang ingin menuntaskan masalah ini dengan se-transparan mungkin, kami sangat berterima kasih. Itu adalah bagian dari sinergi, bagian dari _support_, dan kontrol sosial yang kami butuhkan,” kata Nusron Wahid usai meninjau kondisi fisik material tanah di wilayah pagar laut Desa Kohod, Jumat (24/01/2025).
Menurutnya, Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan yang ada secepat dan setuntas-tuntasnya, meskipun ia menegaskan bahwa penyelesaian ini tetap akan disesuaikan dengan kewenangan masing-masing lembaga terkait. “Kami ingin menuntaskan masalah ini secepat mungkin dan setuntas-tuntasnya. Tentunya di level kami, sesuai dengan kewenangan kami. Yang lainnya, biarkan menjadi kewenangan lembaga yang lain,” ujar Nusron Wahid.
Lebih lanjut, Menteri Nusron menjelaskan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk masyarakat dan lembaga terkait, sangat penting untuk memastikan penyelesaian masalah berjalan dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya kontrol sosial yang dilakukan masyarakat sebagai bagian dari upaya untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi pemerintah.
Sebagai informasi, Menteri Nusron secara resmi telah membatalkan sejumlah sertipikat yang terbit di wilayah pagar laut yang berada di Desa Kohod, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Dalam kesempatan ini, Menteri Nusron melakukan peninjauan kondisi fisik material tanah ya g menjadi salah satu proses pembatalan selain pengecekan dokumen yuridis dan prosedur administrasi.
Usai melakukan peninjauan, Menteri Nusron didampingi Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis, menyaksikan Penandatanganan Permohonan Pembatalan SK Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertipikat Hak Milik (SHM) yang diajukan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang yang langsung disetujui oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten. (LS/PHAL)
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
Pendiri Suara Lintas Indonesia
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Paparan Visi-Misi Tri Adhianto Dapat Apresiasi Positif dari Mahasiswa
04 Oct 2024, 12:46 WIB
Gaji Mirip Fresh Graduate, Buruh 11 Tahun Minta Upah Yang Layak
10 Dec 2025, 10:34 WIB
Polri Berikan Edukasi Keselamatan Berlayar Lewat Anggota Polsubsektor Pulau Panggang
11 Feb 2023, 03:22 WIB
Setahun Menteri Nusron, Nilai Ekonomi Pendaftaran Tanah Capai Rp1.021 Triliun
24 Oct 2025, 07:12 WIB
PGLII: "TNI/POLRI di Papua Hormati Rumah Ibadah"
06 Jun 2023, 01:51 WIB
Jadi Pembina Apel Akbar KAPTI-AGRARIA, Wamen ATR/Waka BPN: Alumni KAPTI Telah Berkontribusi terhadap Bangsa dan Negara
27 Feb 2023, 02:47 WIB
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Paparan Visi-Misi Tri Adhianto Dapat Apresiasi Positif dari Mahasiswa
04 Oct 2024, 12:46 WIB
Gaji Mirip Fresh Graduate, Buruh 11 Tahun Minta Upah Yang Layak
10 Dec 2025, 10:34 WIB
Polri Berikan Edukasi Keselamatan Berlayar Lewat Anggota Polsubsektor Pulau Panggang
11 Feb 2023, 03:22 WIB
Setahun Menteri Nusron, Nilai Ekonomi Pendaftaran Tanah Capai Rp1.021 Triliun
24 Oct 2025, 07:12 WIB
PGLII: "TNI/POLRI di Papua Hormati Rumah Ibadah"
06 Jun 2023, 01:51 WIB
Jadi Pembina Apel Akbar KAPTI-AGRARIA, Wamen ATR/Waka BPN: Alumni KAPTI Telah Berkontribusi terhadap Bangsa dan Negara
27 Feb 2023, 02:47 WIB


