81 Tahun Merdeka, Mengapa Indonesia Masih Cemas?
Terapis pijat refleksi harus berani menekan titik saraf agar penyakit terdeteksi. Begitu pula tubuh bangsa ini, jeritannya nyata terdengar di media sosial. Menuju Indonesia Emas, rakyat tak butuh pesta meriah, melainkan penanganan tepat. Kemerdekaan sejati sesuai Pasal 27 UUD 1945 bukanlah bertahan dalam cemas, melainkan kepastian esok hari, dapur tetap ngebul dan pekerjaan tetap ada.
Gomar Gultom: Seberapa Merdeka Kita?
Menjelang 81 tahun kemerdekaan Indonesia, pertanyaan tentang makna merdeka kembali relevan, apakah kemerdekaan cukup diukur dari terbebasnya bangsa dari penjajahan?
Perempuan Merdeka
Di usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, Joane Win melihat kemerdekaan perempuan bukan sekadar hak untuk bersuara, tetapi juga kesempatan untuk hidup aman, menentukan pilihan, dan mendapatkan ruang yang setara.
Investor Asing Perlu Disaring
Indonesia Timur menyimpan potensi besar, tetapi investasi tak boleh datang tanpa penyaringan. Dalam dialog di RPK FM, Corry Angelica Waleleng menegaskan pentingnya memfilter investor agar ramah lingkungan, menyerap tenaga kerja lokal, dan membantu menekan tingginya angka NEET.
Ruang Seni Belum Ramah untuk Semua Anak?
Anak juga memiliki hak untuk menikmati ruang kebudayaan, termasuk seni pertunjukan, tanpa harus memenuhi standar perilaku yang sama.
Trending
5 Kota dengan Populasi Etnis Tionghoa Terbesar di Indonesia
17 Feb 2026, 04:35 WIB
247 Wulan Health & Care dan EKA IHS Dorong Lansia Tetap Produktif
18 Jun 2026, 15:42 WIB
Tarif TransJakarta Naik, Serikat Buruh Beri Dukungan
13 Jun 2026, 19:59 WIB
Joane Win dan Rahasia Regina Realty Mengelola Aset
08 Jun 2026, 18:05 WIB
HAM di Ruang Digital
23 May 2026, 20:50 WIB
Pemulihan 91,75% Pasar Rakyat Pascabencana Sumatra Tuntas, Mendag Budi Santoso Pastikan Ekonomi Lokal Bangkit
20 Feb 2026, 08:53 WIB
PSMTI Merayakan HUT ke-26 dengan Meriah di Jakarta, Disinergikan dengan Rakernas ke-20
30 Sep 2024, 08:36 WIB
Metrocom 28 Tahun, Dari Krisis Menuju Era AI
09 Aug 2026, 23:03 WIB
Pesparawi XIV Usung Semangat Ekoteologi
03 Jun 2026, 16:16 WIB
Al-Zaytun Usulkan 500 Pusat Pendidikan Nasional
02 Jun 2026, 22:49 WIB
Rubrik
Pilihan rubrik editorial Suara Lintas Nusantara
Berita Terbaru
Religi
620 Titik, Satu Doa untuk Indonesia
Peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi ruang perjumpaan bagi sejumlah gereja dari berbagai denominasi. Para pemimpin dan umat Kristen berkumpul dalam Momentum Kesatuan Doa Nasional (MKDN) 2026. Dari sana, doa untuk Indonesia disatukan melalui jaringan yang disebut berlangsung di 620 titik di 38 provinsi.
Sosial
81 Tahun Merdeka, Mengapa Indonesia Masih Cemas?
Terapis pijat refleksi harus berani menekan titik saraf agar penyakit terdeteksi. Begitu pula tubuh bangsa ini, jeritannya nyata terdengar di media sosial. Menuju Indonesia Emas, rakyat tak butuh pesta meriah, melainkan penanganan tepat. Kemerdekaan sejati sesuai Pasal 27 UUD 1945 bukanlah bertahan dalam cemas, melainkan kepastian esok hari, dapur tetap ngebul dan pekerjaan tetap ada.
Sosial
Gomar Gultom: Seberapa Merdeka Kita?
Menjelang 81 tahun kemerdekaan Indonesia, pertanyaan tentang makna merdeka kembali relevan, apakah kemerdekaan cukup diukur dari terbebasnya bangsa dari penjajahan?
Sosial
Perempuan Merdeka
Di usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, Joane Win melihat kemerdekaan perempuan bukan sekadar hak untuk bersuara, tetapi juga kesempatan untuk hidup aman, menentukan pilihan, dan mendapatkan ruang yang setara.
Gaya Hidup
Frederik Kalalembang Apresiasi Pengembangan LSP UMKM Mahkota Mahakam, Dorong Sangtorayaan Naik Kelas
Frederik Kalalembang mengapresiasi Dr. Eko Sugiarto atas pengembangan LSP UMKM Mahkota Mahakam dan mendorong Sangtorayaan memperkuat kompetensi serta mengembangkan UMKM.
Bisnis
Metrocom 28 Tahun, Dari Krisis Menuju Era AI
Metrocom rayakan HUT ke-28 lewat RUNNECTED28 di Sarinah Jakarta, memperkuat kebersamaan karyawan sekaligus menatap transformasi teknologi dan era AI.
Foto
Pilihan foto terbaru dengan caption.
Berita Lainnya
620 Titik, Satu Doa untuk Indonesia
Peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi ruang perjumpaan bagi sejumlah gereja dari berbagai denominasi. Para pemimpin dan umat Kristen berkumpul dalam Momentum Kesatuan Doa Nasional (MKDN) 2026. Dari sana, doa untuk Indonesia disatukan melalui jaringan yang disebut berlangsung di 620 titik di 38 provinsi.
81 Tahun Merdeka, Mengapa Indonesia Masih Cemas?
Terapis pijat refleksi harus berani menekan titik saraf agar penyakit terdeteksi. Begitu pula tubuh bangsa ini, jeritannya nyata terdengar di media sosial. Menuju Indonesia Emas, rakyat tak butuh pesta meriah, melainkan penanganan tepat. Kemerdekaan sejati sesuai Pasal 27 UUD 1945 bukanlah bertahan dalam cemas, melainkan kepastian esok hari, dapur tetap ngebul dan pekerjaan tetap ada.
Gomar Gultom: Seberapa Merdeka Kita?
Menjelang 81 tahun kemerdekaan Indonesia, pertanyaan tentang makna merdeka kembali relevan, apakah kemerdekaan cukup diukur dari terbebasnya bangsa dari penjajahan?
Perempuan Merdeka
Di usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, Joane Win melihat kemerdekaan perempuan bukan sekadar hak untuk bersuara, tetapi juga kesempatan untuk hidup aman, menentukan pilihan, dan mendapatkan ruang yang setara.
Frederik Kalalembang Apresiasi Pengembangan LSP UMKM Mahkota Mahakam, Dorong Sangtorayaan Naik Kelas
Frederik Kalalembang mengapresiasi Dr. Eko Sugiarto atas pengembangan LSP UMKM Mahkota Mahakam dan mendorong Sangtorayaan memperkuat kompetensi serta mengembangkan UMKM.
Metrocom 28 Tahun, Dari Krisis Menuju Era AI
Metrocom rayakan HUT ke-28 lewat RUNNECTED28 di Sarinah Jakarta, memperkuat kebersamaan karyawan sekaligus menatap transformasi teknologi dan era AI.
Pilih Kategori untuk Melihat Berita
Religi
620 Titik, Satu Doa untuk Indonesia
Peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi ruang perjumpaan bagi sejumlah gereja dari berbagai denominasi. Para pemimpin dan umat Kristen berkumpul dalam Momentum Kesatuan Doa Nasional (MKDN) 2026. Dari sana, doa untuk Indonesia disatukan melalui jaringan yang disebut berlangsung di 620 titik di 38 provinsi.
Sosial
81 Tahun Merdeka, Mengapa Indonesia Masih Cemas?
Terapis pijat refleksi harus berani menekan titik saraf agar penyakit terdeteksi. Begitu pula tubuh bangsa ini, jeritannya nyata terdengar di media sosial. Menuju Indonesia Emas, rakyat tak butuh pesta meriah, melainkan penanganan tepat. Kemerdekaan sejati sesuai Pasal 27 UUD 1945 bukanlah bertahan dalam cemas, melainkan kepastian esok hari, dapur tetap ngebul dan pekerjaan tetap ada.
Sosial
Gomar Gultom: Seberapa Merdeka Kita?
Menjelang 81 tahun kemerdekaan Indonesia, pertanyaan tentang makna merdeka kembali relevan, apakah kemerdekaan cukup diukur dari terbebasnya bangsa dari penjajahan?
Sosial
Perempuan Merdeka
Di usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, Joane Win melihat kemerdekaan perempuan bukan sekadar hak untuk bersuara, tetapi juga kesempatan untuk hidup aman, menentukan pilihan, dan mendapatkan ruang yang setara.
Gaya Hidup
Frederik Kalalembang Apresiasi Pengembangan LSP UMKM Mahkota Mahakam, Dorong Sangtorayaan Naik Kelas
Frederik Kalalembang mengapresiasi Dr. Eko Sugiarto atas pengembangan LSP UMKM Mahkota Mahakam dan mendorong Sangtorayaan memperkuat kompetensi serta mengembangkan UMKM.
Bisnis
Metrocom 28 Tahun, Dari Krisis Menuju Era AI
Metrocom rayakan HUT ke-28 lewat RUNNECTED28 di Sarinah Jakarta, memperkuat kebersamaan karyawan sekaligus menatap transformasi teknologi dan era AI.


